You are here: Home Sertifikasi Bakuan Kompetensi

Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Sumatera Barat

E-mail Print PDF

Bakuan Kompetensi Insinyur

Bakuan Kompetensi merupakan standar kompetensi insinyur dalam menjalankan fungsi-fungsi keinsinyuran. Ada 11 unit kompetensi yang wajib dan perlu dimiliki seorang insinyur yaitu :

1) Kode Etik Insinyur Indonesia dan Etika profesi Keinsinyuran

  • Mengembangkan dan mewujudkan tanggung jawab kecendekiaan dan kepedulian profesi keinsinyuran kepada bangsa, negara, dan komunitas internasional.
  • Menghayati serta mematuhi Kode Etik Insinyur Indonesia dan tata laku profesi yang berlaku.
  • Memahami, menerapkan, serta mengembangkan wawasan dan kaidah-kaidah kelestarian lingkungan.
  • Mengemban tanggungjawab profesional atas tindakan dan karyanya.

2) Keterampilan dalam Pekerjaan Keinsinyuran Profesional

  • Melaksanakan pekerjaan yang bersifat kecendekiaan dan beragam.
  • Menguasai, memelihara, mengembangkan, dan memutakhirkan keahlian dalam bidang pekerjaan dan kejuruannya.
  • Memahami dan menerapkan metoda-metoda perekayasaan.
  • Memahami dan menerapkan kaidah-kaidah penjaminan mutu
  • Memilih dan menerapkan penggunaan perangkat perekayasaan dan teknologi yang tepat-guna.
  • Melaksanakan uji-coba, pengukuran, dan kaji-nilai (evaluasi)

3) Perencanaan dan perancangan Keinsinyuran

  • Menjelaskan dan merumuskan kebutuhan perencanaan dan/atau perancangan.
  • Membuat usulan untuk memenuhi kebutuhan perencanaan dan /atau perancangan.
  • Melaksanakan pekerjaan perencanaan dan/atau perancangan sesuai usulan yang telah dipilih.
  • Melaksanakan kaji-nilai atas hasil rancangan
  • Menyiapkan dokumen penunjang.
  • Menjaga keutuhan tata identifikasi rancangan sepanjang proses pekerjaan.

4) Pengelolaan Pekerjaan Keinsinyuran dan Kemampuan Komunikasi

  • Menerapkan kaidah-kaidah manajemen atas diri sendiri.
  • Memahami dan menerapkan kaidah-kaidah pengelolaan pekerjaan keinsinyuran.
  • Memahami dan menerapkan kaidah-kaidah kepemimpinan dalam pekerjaan keinsinyuran.
  • Berkomunikasi dengan efektif.
  • Mengelola informasi keinsinyuran.

5) Pendidikan dan Pelatihan

  • Mengembangkan program pendidikan dan/atau pelatihan keinsinyuran.
  • Melaksanakan program pendidikan dan/atau pelatihan keinsinyuran.

6) Penelitian, Pengembangan dan Komersialisasi

  • Melakukan penelitian.
  • Merumuskan konsep pengembangan hasil penelitian.
  • Menemu-kenali dan mengusahakan sumber daya untuk pengembangan hasil penelitian.
  • Melakukan kaji pasar untuk produk hasil penelitian dan pengembangan.
  • Mengkomersialkan hasil penelitian dan pengembangan.

7) Konsultansi Perekayasaan dan/atau Pekerjaan Konstruksi/Instalasi

  • Melaksanakan tugas konsultansi perekayasaan keinsinyuran.
  • Menyiapkan, melaksanakan, dan memantau pelelangan dan kontrak untuk pekerjaan konstruksi/instalasi.
  • Melaksanakan pekerjaan konstruksi/instalasi.
  • Melaksanakan tugas dan kegiatan pengelolaan kerja lapangan.
  • Melaksanakan uji kinerja (commissioning).

8) Produksi/Manufaktur

  • Merencanakan proses manufaktur/produksi.
  • Menjaga dan mengawasi program penjaminan mutu
  • Melaksanakan tugas pengoperasian, pengendalian, dan optimasi proses.
  • Melaksanakan tugas pengelolaan persediaan
  • Mengukur kinerja produksi

9) Bahan Material dan Komponen

  • Merumuskan kebutuhan dan penggunaan bahan material atau komponen khusus.
  • Menetapkan sumber bahan baku pengadaan bahan material atau komponen.
  • Mengawasi penyiapan atau pengadaan bahan material atau komponen.
  • Menilai sifat bahan material atau komponen.
  • Memilih cara pemeliharaan mutu bahan material atau komponen.

10) Manajemen Usaha dan Pemasaran Teknik

  • Mengelola sumber-daya keinsinyuran.
  • Mengelola sumber-daya manusia
  • Melaksanakan pengelolaan kewira-usahaan, keuangan, dan hukum/kontraktual.
  • Mengelola keterangan produk (product knowledge) untuk barang/jasa keinsinyuran
  • Memahami dan menerapkan kaidah-kaidah pemasaran barang/jasa keinsinyuran
  • Memahami dan menerapkan kaidah-kaidah pelayanan purna-jual.
  • Menyiapkan dan mengembangkan kebijakan umum keinsinyuran untuk mendorong sektor pembangunan.
  • Menyiapkan dan mengembangkan kebijakan investasi teknis.

11) Manajemen Pembangunan dan Pemeliharaan Aset

  • Merumuskan kebijaksanaan dan melaksanakan tugas pengaturan teknis untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
  • Melaksanakan tugas pengadaan aset.
  • Melaksanakan tugas pengendalian dan optimasi aset.
  • Melaksanakan atau mengawasi tugas pemeliharaan aset.
  • Merencanakan dan melaksanakan penghapusan aset.

Informasi selengkapnya mengenai Bakuan Kompetensi Insinyur, bisa dilihat dan didownload di sini : Bakuan Kompetensi Insinyur

Bakuan Kompetensi Insinyur (versi power point)

Last Updated ( Wednesday, 13 March 2013 22:28 )